INFO TERKINI BERAU, Malang — Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyatakan sepakat dengan aspirasi mahasiswa yang meminta penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap aspirasi yang disampaikan kalangan mahasiswa kepada DPRD Kota Malang. Sikap itu kemudian menjadi perhatian publik karena MBG merupakan salah satu program pemerintah yang mendapat perhatian besar secara nasional.
“Kami sepakat untuk menghentikan program MBG di Kota Malang,” ujar Amithya Ratnanggani Sirraduhita.
Dengan sikap tersebut, Kota Malang disebut sebagai kota pertama di Indonesia yang mengambil langkah untuk menghentikan pelaksanaan program MBG.
Keputusan tersebut memunculkan beragam tanggapan di tengah masyarakat. Sebagian pihak mempertanyakan penggunaan anggaran MBG yang nilainya sangat besar dan mendorong agar anggaran tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan pembangunan lainnya.
Salah satu usulan yang mengemuka adalah mengalokasikan anggaran tersebut untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur, termasuk peningkatan kualitas jalan di wilayah perkampungan yang masih membutuhkan perhatian.
Di sisi lain, muncul pula pertanyaan mengenai bagaimana kelanjutan program pemenuhan gizi masyarakat apabila pelaksanaan MBG dihentikan di Kota Malang.
Sikap DPRD Kota Malang ini pun diperkirakan masih akan menjadi bahan perdebatan publik. Masyarakat menantikan penjelasan lebih lanjut mengenai dasar keputusan, mekanisme penghentian program, serta alternatif penggunaan anggaran apabila kebijakan tersebut benar-benar diterapkan.
Info Terkini Berau — Akurat, Cepat, Terpercaya.










