Berau  

Kunjungan ke PT Supra Bara Energi dilakukan untuk merespons perhatian publik terkait potensi bencana ekologi akibat kegiatan penambangan Batubara yg sangat dekat dengan Sungai Kelay

InfoTerkiniBerau.- Berau, Mengingat proses Perizinan, Pembinanan dan Pengawasan PT Supra Bara Energi ini merupakan kewenangan Kementrian ESDM RI, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kunjungan lapangan ke lokasi IUP Operasi Produksi komoditas batubara milik PT. Supra Bara Energi (PT. SBE) yang berada di Desa Rantau Panjang dan Pagar Bukur, Kecamatan Sambaliung dan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, pada Jumat (30/1/2026) bertujuan mengkoordinasikan Arahan Kepala Inspektur Tambang Kementrian ESDM telah dilaksanakan oleh PT SBE dan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas penambangan telah memenuhi aspek keselamatan khususnya warga di sekitar wilayah tambang.

Baca Juga :  Dihadiri 48 Kab/Kota Seindonesia Ribuan Pelari Siap Ramaikan Ajang Berau Scout Run 2026

 

‎Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, PT. SBE telah melakukan sejumlah upaya pengendalian teknis untuk menjaga stabilitas lereng dan melindungi badan sungai dengan teknik Grouting yaitu injeksi semen dengan kedalaman masing masing lubang sepanjang 600 Meter (membentang di sisi timur PIT bukaan penambangan sebagai penahan gerakan tanah untuk kestabilan lereng penambangan dan drainhole untuk mengurangi tingkat kejenuhan material pada dinding bukaan.

‎

‎Proses penutupan Void telah dilakukan, saat kunjungan progress tersebut telah mengalami perubahan elevasi dengan kenaikan ±40 M atau ±2,6 juta BCM overburden sedangkan untuk proses penutupan keseluruhan diperlukan ±10 juta BCM overburden yang diperkirakan selesai pada bulan Agustus 2026 (level pertama -90 mdpl pada keseluruhan PIT 55)

Baca Juga :  Kerukunan Keluarga Bulukumba Gelar Baksos dan Buka Bersama di Yayasan Karuna Ananta Tasuk

‎

‎Bersamaan dengan penutupan void tersebut, dilakukan juga perapian pada dinding penambangan sehingga terbentuk bench/jenjang untuk menstabilkan lereng bukaan tambang. Proses penutupan ini nantinya sesuai dengan yang disampaikan oleh pihak manajemen PT. SBE, finalnya akan mencapai elevasi +5 mdpl dengan lebar ±500 meter (jarak horizontal antar dinding bukaan) sebagai penguatan/penahan bekas bukaan tambang tersebut dan finalnya area tersebut tidak meninggalkan void (penimbunan/backfilling 100%).

Baca Juga :  Laskar Merah Putih Cabang Berau Gelar Bakti Sosial untuk Korban Banjir di Kampung Tumbit Melayu

source : Esdm Provinsi

#tambang #minning #Berau #kaltim