Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Pariwisata dan RSUD Jadi Prioritas Utama Pembangunan Berau

INFO TERKINI BERAU, Tanjung Redeb, – Pemerintah Kabupaten Berau terus mematangkan langkah strategis dalam memprioritaskan sektor pembangunan di tengah masa transisi ketergantungan sumber daya alam. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini tertuju pada pemenuhan fasilitas kesehatan dasar dan optimalisasi sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi baru.

Proyek mercusuar yang menjadi perhatian serius adalah pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru. Sri Juniarsih mengungkapkan bahwa proses pembangunan fasilitas kesehatan tersebut tengah berjalan dengan pengawasan ketat agar memenuhi standar yang diharapkan masyarakat.

“Prioritas pembangunan untuk kami saat ini adalah yang pertama rumah sakit. Yang ini sedang berproses, yang didampingi oleh TBUPP dan merupakan juga tenaga ahli dari Gubernur,” ujar Sri Juniarsih saat memberikan keterangan kepada awak media.

Selain kesehatan, Bupati menekankan bahwa Berau sedang berupaya melakukan transisi ekonomi dari sektor pertambangan ke potensi sumber daya alam lainnya, yakni pariwisata. Menurutnya, kekayaan alam Berau harus dikelola secara maksimal agar mampu menjadi tumpuan ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Bumi Batiwakkal.

Baca Juga :  DPRD Bulungan Kunjungi RSUD Abdul Rivai, Pelajari Penerapan Sistem 5 Hari Kerja

Langkah konkret yang diambil adalah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Koordinasi ini bertujuan untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas umum yang menjadi akses utama menuju destinasi-destinasi wisata unggulan di Berau.

“Saya sudah mengomunikasikan dengan Pak Gubernur untuk segera menyelesaikan jalan-jalan dan fasilitas umum untuk menuju tempat-tempat pariwisatanya. Kami semaksimal mungkin memaksimalkan fasilitas pariwisata yang memudahkan masyarakat dalam berkunjung,” tuturnya menjelaskan.

Data menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan ke Kabupaten Berau dalam lima tahun terakhir telah mencapai angka yang signifikan, yakni sekitar 92.000 kunjungan. Tingginya angka ini dinilai sebagai peluang emas untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga :  Transformasi Digital Berau: Diskominfo Fokus Tingkatkan Keahlian SDM Hadapi Era Pemerintahan Berbasis Elektronik

Terkait adanya isu pengurangan Bantuan Keuangan (Bankeu) dari provinsi, Bupati mengaku tidak terlalu khawatir selama komunikasi politik dan birokrasi berjalan harmonis. Ia optimis dukungan dari provinsi akan tetap mengalir karena Berau merupakan aset penting bagi Kalimantan Timur dan nasional.

“Pariwisata ini bukan hanya punya Berau saja, tetapi juga punya Kalimantan Timur dan Indonesia. Jadi kami mengatasnamakan provinsi, sehingga Gubernur pun merasa berkepentingan untuk meningkatkan PAD melalui perbaikan jalan,” tegasnya.

Menyinggung janji politik mengenai program ‘Berau Cerdas’, Sri Juniarsih memastikan bahwa program tersebut tetap berjalan meskipun daerah sedang menghadapi efisiensi anggaran. Ia menjamin bahwa efisiensi tidak akan membatalkan komitmen yang telah ia bangun untuk sektor pendidikan.

“Tetap saya laksanakan, tetapi tentu saja dengan melihat kemampuan anggaran yang ada. Saya berupaya memaksimalkan seluruh janji politik saya karena penanggung jawabnya adalah Bupati, bukan yang lain,” kata Sri Juniarsih dengan nada optimis.

Baca Juga :  Inflasi Berau Masih Stabil, Pemkab Fokus Kendalikan Harga Lauk Hingga Rempah

Terakhir, menjelang hari besar keagamaan, Bupati juga memberikan jaminan terkait ketersediaan dan kesehatan hewan kurban di Berau. Melalui koordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP), dipastikan hewan kurban yang masuk ke Berau bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Ketika ada kehati-hatian dari dinas terkait, itu menjamin hewan kurban di Berau aman untuk dikonsumsi. Layak untuk dikurbankan, karena sesungguhnya untuk memberikan kurban yang terbaik adalah hewan yang sehat,” pungkasnya menutup wawancara.

 

Reporter : Bima

Editor : Achmad Romadhon

Dok Source : Portal Berau