Transformasi Digital Berau: Diskominfo Fokus Tingkatkan Keahlian SDM Hadapi Era Pemerintahan Berbasis Elektronik

INFO TERKINI BERAU, Tnjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau terus memacu kesiapan aparatur dan tenaga teknis dalam menghadapi tuntutan transformasi digital yang semakin kompleks. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), pemerintah daerah menegaskan bahwa ketersediaan infrastruktur fisik harus dibarengi dengan kecakapan teknis pengelolanya agar pelayanan publik berbasis elektronik dapat berjalan optimal.

 

Langkah strategis ini tercermin dalam pelaksanaan pelatihan intensif yang ditujukan bagi para pengelola jaringan dari berbagai instansi di lingkungan Pemkab Berau. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap unit kerja memiliki tenaga ahli yang mampu menjaga stabilitas konektivitas di tengah masifnya pembangunan jaringan yang tengah berlangsung di Bumi Batiwakkal.

 

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas ini merupakan bagian integral dari visi besar daerah dalam mewujudkan *smart city*. Menurutnya, teknologi hanya akan menjadi alat yang pasif jika tidak dikendalikan oleh tangan-tangan yang memiliki sertifikasi dan pemahaman mendalam mengenai sistem keamanan serta manajemen jaringan.

Baca Juga :  Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Pariwisata dan RSUD Jadi Prioritas Utama Pembangunan Berau

“Kita menyadari bahwa tantangan ke depan bukan lagi sekadar membangun tower atau menarik kabel internet, melainkan bagaimana menjamin jaringan tersebut aman dan selalu tersedia bagi pelayanan publik. SDM yang kompeten adalah pilar utama dari kedaulatan digital daerah kita,” ungkap Didi Rahmadi saat memberikan pengarahan kepada para peserta.

 

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian khusus pada efisiensi anggaran dalam pengelolaan infrastruktur. Dengan memiliki tenaga teknis mandiri yang terlatih, instansi pemerintah tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pihak ketiga untuk menangani kendala operasional harian yang bersifat teknis.

 

Pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Berau sendiri menunjukkan progres yang sangat signifikan. Perluasan jaringan hingga ke wilayah pelosok, seperti di Kecamatan Segah, telah membuka akses informasi bagi masyarakat yang selama ini terisolasi dari dunia digital, yang diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi kreatif di desa-desa.

Baca Juga :  DPRD Bulungan Kunjungi RSUD Abdul Rivai, Pelajari Penerapan Sistem 5 Hari Kerja

 

Didi menekankan bahwa sinergi antara pembangunan fisik dan pembangunan manusia harus berjalan beriringan. Tanpa adanya teknisi yang handal di setiap perangkat daerah, upaya pemerintah dalam mempersempit area “blank spot” tidak akan memberikan dampak maksimal terhadap kualitas birokrasi yang cepat dan transparan.

 

“Tujuannya jelas, kita ingin agar setiap data yang mengalir melalui infrastruktur yang kita bangun dapat terkelola dengan cerdas. Sertifikasi profesional bagi pegawai adalah bukti nyata komitmen kita dalam memberikan standar pelayanan yang diakui secara nasional,” tegasnya dalam kalimat langsung.

 

Lebih lanjut, ia berharap agar para peserta dapat menyerap ilmu mengenai solusi infrastruktur cerdas yang diberikan oleh para instruktur. Hal ini dinilai krusial mengingat ancaman siber dan kendala teknis jaringan bisa terjadi kapan saja, sehingga diperlukan respons cepat dari tim teknis internal pemerintah.

 

Selain berdampak pada birokrasi, ketersediaan jaringan yang dikelola dengan baik diprediksi akan menjadi motor penggerak bagi sektor unggulan lainnya. Sektor pariwisata dan promosi produk unggulan daerah memerlukan stabilitas internet yang tinggi agar pesan-pesan promosi dapat tersampaikan ke kancah internasional tanpa hambatan teknis.

Baca Juga :  Inflasi Berau Masih Stabil, Pemkab Fokus Kendalikan Harga Lauk Hingga Rempah

 

Pelatihan ini juga menjadi momentum bagi para peserta untuk berjejaring dan saling berbagi pengalaman mengenai kendala jaringan di wilayah kerja masing-masing. Koordinasi antar-teknisi diharapkan semakin solid sehingga tercipta ekosistem digital yang terintegrasi di seluruh Kabupaten Berau.

 

“Jangan hanya berhenti di sini, implementasikan setiap teknik manajemen jaringan yang dipelajari untuk memperbaiki sistem di kantor masing-masing. Ini adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan teknologi informasi di Berau,” pungkas Didi menutup arahannya.