DPRD Soroti Ketimpangan Infrastruktur Kampung, Perbaikan Jalan Diminta Lebih Merata

INFO TERKINI BERAU || BERAU – Kondisi jalan di sejumlah kampung yang masih berupa tanah dan kerikil kembali menjadi perhatian legislatif. Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman, menilai persoalan tersebut tidak bisa terus berulang setiap tahun tanpa solusi yang jelas.

 

Ia mengatakan, keluhan soal infrastruktur dasar hampir selalu muncul dalam forum perencanaan pembangunan, baik di tingkat kampung maupun kecamatan. Akses jalan yang belum diaspal dinilai menghambat mobilitas warga, terutama saat musim hujan.

 

“Masalah jalan ini sering disampaikan masyarakat. Artinya memang masih ada yang perlu dibenahi dan diprioritaskan,” ujarnya.

Baca Juga :  Sakirman Ingatkan Pembangunan Kelay Harus Merata di Tiga Wilayah

 

Sakirman meminta pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Berau lebih responsif dalam menyusun skala prioritas pembangunan. Menurutnya, pemerataan infrastruktur harus menjadi komitmen bersama agar tidak ada kampung yang merasa tertinggal.

 

Ia juga mendorong peran Bappelitbang Kabupaten Berau dalam memastikan penganggaran pembangunan jalan kampung dapat diakomodasi secara bertahap dan berkelanjutan.

 

“Setiap tahun harus ada pembagian yang jelas kampung mana yang ditangani. Dengan begitu, masyarakat bisa melihat progresnya,” katanya.

 

Meski demikian, Sakirman mengakui pelayanan pemerintah daerah secara umum sudah menunjukkan perbaikan. Hanya saja, sektor infrastruktur jalan dinilai masih memerlukan perhatian lebih serius karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan pendidikan warga.

Baca Juga :  Dukung Pembelajaran Bahasa Daerah, Dprd Berau untuk Perkuat Jati Diri Pelajar

 

Menurutnya, jalan yang layak bukan sekadar fasilitas, tetapi kebutuhan dasar yang berdampak pada pertumbuhan wilayah. Akses yang baik akan mempermudah distribusi hasil pertanian dan memperlancar aktivitas sosial masyarakat.

 

Ia berharap pada penyusunan anggaran berikutnya, pembangunan jalan kampung dapat menjadi prioritas utama. Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang konsisten, ia optimistis persoalan tersebut bisa ditangani secara bertahap.

 

“Harapannya ke depan tidak ada lagi kampung yang merasa terabaikan. Pembangunan harus benar-benar dirasakan merata,” tutupnya.

Baca Juga :  DPRD Dorong UMKM Berau Percepat Adaptasi Pemasaran Digital

(suc/adv)