TANJUNG REDEB – Maraknya beredar video Flexing salah satu artis ibu kota yang berkunjung ke berau dengan mempertontonkan mandi nuang di kamar hotel(25/10/25) Dini hari.
Hal itu memicu beberapa Ormas islam kabupaten berau geram. Mengingat kondisi ekonomi masyarakat ekonomi sedang dilanda kesusahan.
Muhammad adi salah satu pengerak ormas FPI kabupaten berau memaparkan pihaknya merasa risih dan malu dengan beredarnya video tersebut.
Berau yang dulu dikenal kota religius tentram dan berakhlak kini rusak hanya karena salah satu tempat hiburan malam yang berada di tengah kota, apalagi saat ini bertepatan dengan diselenggarakan MTQ serta hari santi nasional. Tedasnya
Kami akan melakukan koordinasi dengan Ormas Ormas islam khusunya di kabupaten berau untuk. Menyikapi hal ini dan melakukan aksi Demonsttasi karena sejatinya kami sangat Menolak keras peredaran minuman keras serta halnya yang mengumbar syahwat di kabupaten berau ,Terangnya
Kami pun berharap jika memang tempat hiburan malam Alcapone terbukti memperjual belikan minuman keras , pemerintah daerah harus tegas mencabut ijin dan memberi sanksi ke pihak management Alcapone.
Dalam hal ini pihak management Alcapone diduga melanggar Perda no 11 tahun 2010 tentang penjualan minuman beralkohol serta Perda no 13 tahun 2012 tentang ketertiban umum. Hal ini ditekankan agar tim gabungan sesegera mungkin melakukan razia berkala kedepannya. (Tim/adv)














