DPRD Berau Minta Bantuan Sektor pertanian Tidak Sekadar Disimpan, Harus Genjot Kenaikan Produksi Petani

INFO TERKINI BERAU, Tanjung Redeb – Upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) dinilai harus dibarengi dengan pemanfaatan yang maksimal oleh para petani. Tanpa penggunaan yang optimal, bantuan yang telah digelontorkan berisiko tidak memberikan dampak nyata terhadap peningkatan hasil pertanian.

 

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan bahwa berbagai fasilitas pertanian yang telah diterima kelompok tani seharusnya menjadi sarana untuk meningkatkan efisiensi kerja di lapangan. Menurutnya, keberadaan alsintan dapat membantu petani mempercepat proses budidaya, mulai dari pengolahan lahan hingga masa panen.

 

Ia mengatakan, pemerintah di berbagai tingkatan telah berupaya mendukung sektor pertanian melalui penyediaan peralatan modern. Karena itu, kelompok tani penerima bantuan diharapkan mampu mengelola dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara bertanggung jawab.

Baca Juga :  Disnakertrans Berau Siapkan May Day 2026, Tekankan Hubungan Industrial Harmonis

 

“Bantuan yang diberikan jangan hanya menjadi inventaris kelompok atau tersimpan di gudang. Harus digunakan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani,” ujarnya.

 

Dedy menilai modernisasi pertanian menjadi salah satu langkah penting untuk menjawab tantangan peningkatan produksi pangan. Dengan penggunaan teknologi dan peralatan yang memadai, petani dapat menghemat waktu kerja sekaligus menekan biaya operasional yang selama ini menjadi kendala dalam kegiatan bercocok tanam.

 

Menurutnya, keberhasilan program bantuan alsintan tidak hanya diukur dari jumlah alat yang disalurkan, tetapi juga dari seberapa besar kontribusinya terhadap peningkatan hasil produksi di lapangan. Oleh sebab itu, ia mengingatkan kelompok tani untuk memastikan alat yang diterima dapat digunakan secara berkelanjutan.

 

Politikus Partai NasDem tersebut juga mendorong adanya pola pemanfaatan bersama antaranggota kelompok tani. Dengan cara itu, keberadaan alsintan dapat menjangkau lebih banyak petani dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat pertanian.

Baca Juga :  DPRD Berau Soroti Ketidakakuratan Laporan CSR dan Data Tenaga Kerja Perusahaan

 

Selain penggunaan, aspek pemeliharaan juga menjadi perhatian. Dedy menekankan pentingnya perawatan rutin agar peralatan pertanian tetap dalam kondisi baik dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

 

“Kalau alat dijaga dan dirawat dengan baik, manfaatnya akan terus berlanjut. Sebaliknya, jika tidak diperhatikan, alat akan cepat rusak dan tujuan pemberian bantuan tidak tercapai,” katanya.

 

Ia menambahkan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat Berau. Karena itu, seluruh pihak, baik pemerintah maupun petani, perlu bekerja sama untuk memastikan program penguatan pertanian berjalan efektif.

 

Dengan pemanfaatan alsintan yang optimal, Dedy berharap produktivitas pertanian di Berau dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi nyata terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Baca Juga :  DPRD Berau Dorong UMKM Tetap Jadi Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran

 

“Pemerintah sudah berupaya menghadirkan dukungan bagi petani. Tinggal bagaimana bantuan tersebut dimanfaatkan secara maksimal agar hasil pertanian semakin meningkat dan kesejahteraan petani ikut terangkat,” pungkasnya.

(Uci/*(