Ketahanan Pangan di Teluk Sulaiman Diperkuat, Penanaman Jagung Dilakukan Bertahap Sepanjang 2026 ‎

INFO TERKINI BERAU, Biduk-Biduk – Program ketahanan pangan melalui penanaman jagung komposit mulai dijalankan di Kampung Teluk Sulaiman, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. Kegiatan tersebut mendapat pendampingan dari Kapolsek Biduk-Biduk, AKP Suradi SH , bersama pemerintah kampung dengan melibatkan masyarakat secara bertahap sesuai kesiapan lahan tanam warga.

‎

‎Program ini menjadi salah satu upaya mendorong pemanfaatan lahan produktif masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat kampung. Pemerintah Kampung Teluk Sulaiman menyiapkan dukungan anggaran melalui Alokasi Dana Kampung (ADK) sebesar Rp189 juta untuk penyediaan bibit jagung komposit sebanyak 740 kilogram yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

‎

‎AKP Suradi mengatakan penanaman dilakukan secara bertahap sejak Januari hingga Desember 2026 agar pelaksanaannya dapat menyesuaikan kesiapan lahan masyarakat.

‎

‎“Penanaman dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan lahan masyarakat. Harapannya warga semakin aktif memanfaatkan lahan kosong untuk pertanian sehingga dapat membantu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan hasil ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadirkan Senyuman, PLN Berikan Listrik Gratis Kepada 49 Masyarakat Pra Sejahtera

‎

‎Data penanaman yang telah berjalan dilakukan secara bertahap berdasarkan kesiapan lahan masyarakat. Pada Januari 2026, penanaman dimulai oleh:

‎

‎1. M. Illah, menerima 15 kilogram bibit jagung komposit untuk lahan seluas 1 hektare.

‎Memasuki Februari 2026, jumlah penerima bantuan bertambah, meliputi:

‎2. Sunarto, menerima 20 kilogram bibit jagung komposit untuk lahan seluas 1,5 hektare.

‎3. Arif, menerima 15 kilogram bibit jagung komposit untuk lahan seluas 1 hektare.

‎4. Abdullah, menerima 15 kilogram bibit jagung komposit untuk lahan seluas 1 hektare.

‎5. Husni, menerima 15 kilogram bibit jagung komposit untuk lahan seluas 1 hektare.

‎6. Halim, menerima 15 kilogram bibit jagung komposit untuk lahan seluas 1 hektare.

‎7. Padaila, menerima 15 kilogram bibit jagung komposit untuk lahan seluas 1 hektare.

Baca Juga :  Kasat Samapta dan Dua Kapolsek di Polres Berau Berganti

‎8. M. Yusuf, menerima 15 kilogram bibit jagung komposit untuk lahan seluas 1 hektare.

‎9. Alimudin, menerima 15 kilogram bibit jagung komposit untuk lahan seluas 1 hektare.

‎Kemudian pada Maret 2026, cakupan penanaman mulai diperluas dengan penerima sebagai berikut:

‎10. Aman Ashali dari Kelompok Tani Sumber Makmur menerima 15 kilogram bibit jagung komposit untuk lahan seluas 3 hektare.

‎11. Suardin, menerima 30 kilogram bibit jagung komposit untuk lahan seluas 2 hektare.

‎12. Kamaruddin, menerima 45 kilogram bibit jagung komposit untuk lahan seluas 3 hektare.

‎Suradi  menambahkan, program tersebut masih akan berjalan hingga Desember 2026 dengan jumlah penerima yang terus bertambah sesuai kesiapan masyarakat.

‎

‎“Warga yang siap tanam akan terus didata dan diberikan bantuan bibit secara bertahap agar pemanfaatan lahan produktif di kampung bisa berjalan maksimal dan memberi manfaat bagi masyarakat,”

‎Hasil jagung dari petani disetorkan ke BUMK Teluk Suleman selajutnya jagung tersebut di jual ke Bulog tanjung Redeb dengan kadar air 14 persen, Ujarnya

Baca Juga :  Sertijab Pejabat Polres Berau, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Dedikasi dalam Tugas

‎

‎Melalui program tersebut, pemerintah kampung bersama Bhabinkamtibmas berharap masyarakat Kampung Teluk Sulaiman semakin aktif mengelola lahan pertanian sehingga mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.

‎

‎Reporter : Suci

‎Editor : M Romadhon

‎