INFO TERKINI BERAU||TANJUNG REDEB – Persoalan infrastruktur dasar kembali menjadi perhatian DPRD Berau. Anggota DPRD Berau dari Daerah Pemilihan IV, Sakirman, menegaskan kebutuhan perbaikan jalan penghubung kampung dan penyediaan air bersih masih menjadi keluhan utama masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sambaliung. Ia menyebut mayoritas aspirasi warga yang disampaikan dalam forum tersebut berkaitan dengan akses jalan antar kampung yang belum tertangani optimal.
“Sebagian besar usulan yang muncul berkaitan dengan jalan poros. Ini menandakan infrastruktur jalan masih menjadi kebutuhan paling mendesak masyarakat,” ujarnya.
Menurut Sakirman, kondisi jalan penghubung antar kampung sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Sejumlah wilayah, seperti Sukan, Tumbit Dayak, Pegat Bukur, hingga Long Lanuk, disebutnya terus mengajukan perbaikan setiap tahun.
“Usulan ini selalu muncul karena jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk beraktivitas. Tanpa perbaikan, tentu berdampak pada kegiatan ekonomi dan pelayanan dasar,” jelasnya.
Selain infrastruktur jalan, Sakirman juga menyoroti persoalan ketersediaan air bersih yang masih dihadapi beberapa kampung. Ia menilai kebutuhan air bersih merupakan layanan dasar yang harus segera mendapat perhatian serius pemerintah daerah.
“Masalah air bersih masih dirasakan di beberapa wilayah, khususnya Pegat Bukur. Ini kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera dicarikan solusi,” tegasnya.
Ia menambahkan, persoalan serupa juga ditemukan di kecamatan lain seperti Tabalar, sehingga membutuhkan langkah penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Sakirman berharap hasil Musrenbang tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi diikuti langkah konkret di lapangan. Ia meminta tim teknis pemerintah daerah segera melakukan peninjauan agar program yang diusulkan dapat direalisasikan.
“Kami berharap tim teknis bisa segera turun ke lapangan agar aspirasi masyarakat benar-benar ditindaklanjuti dan menjadi bentuk tanggung jawab pemerintah,” pungkasnya.
(Suc/adv)














