Samarinda – Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalimantan Timur menetapkan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Seno Aji, sebagai Ketua DPW MES Kaltim periode 1447–1452 Hijriah. Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam forum Muswil yang berlangsung pada Senin (6/7/2026) malam.
Kepercayaan tersebut menandai berlanjutnya estafet kepemimpinan MES Kaltim dari H Hadi Mulyadi kepada Seno Aji untuk lima tahun ke depan.
Lanjutkan Program Kepengurusan Sebelumnya
Usai ditetapkan sebagai ketua, Seno Aji menegaskan komitmennya untuk meneruskan berbagai program yang telah dibangun pada kepengurusan sebelumnya. Ia juga berharap Hadi Mulyadi tetap memberikan dukungan dan pendampingan dalam perjalanan organisasi.
“Seluruh program yang telah dirintis Pak Hadi Mulyadi akan kita lanjutkan. Saya juga berharap beliau tetap aktif mendampingi kepengurusan MES Kaltim periode 1447–1452 Hijriah. Terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada saya,” ujar Seno Aji.
Dorong Literasi dan Penguatan Ekonomi Syariah
Seno Aji menilai keberadaan MES memiliki posisi penting dalam memperkuat pengembangan ekonomi syariah di Kalimantan Timur. Menurutnya, organisasi tersebut tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan sektor keuangan syariah, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap konsep ekonomi berbasis syariah.
Ia menambahkan, edukasi yang berkelanjutan diperlukan agar manfaat ekonomi syariah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha.
Dukung Program Sertifikasi Halal
Selain memperkuat literasi ekonomi syariah, MES Kaltim juga diharapkan berkontribusi dalam mendukung program strategis pemerintah, termasuk memperluas fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha di daerah.
“Harapan kami, MES dapat menjadi ujung tombak sekaligus mitra strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mengembangkan dan menyosialisasikan ekonomi syariah. Dengan demikian, setiap kebijakan ekonomi berbasis syariah dapat dipahami dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dihadiri Sejumlah Pemangku Kepentingan
Muswil VI DPW MES Kalimantan Timur turut dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan, di antaranya Kepala OJK Kaltim-Kaltara, perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Bankaltimtara, Bankaltimtara Syariah, MUI Kaltim, Baznas Kaltim, PWNU Kaltim, PW Muhammadiyah Kaltim, serta jajaran pengurus MES Kalimantan Timur.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, MES Kaltim
diharapkan semakin berperan aktif dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.(*/Tim)














