Ketua Yayasan YJI KALTIM Wahyu hernaningsih seno aji, melepas Delapan Pasien Jantung dan dirujuk ke RS Harapan kita Jakarta. 

Info Terkini Berau, – Sebanyak delapan pasien penderita jantung bawaan asal Kota Balikpapan dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta, untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan oleh dokter spesialis jantung.

‎

‎Pelepasan pasien dilakukan di ruang pertemuan Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (23/1). Acara tersebut dihadiri Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Kalimantan Timur, Wahyu Hernaningsih Seno Aji, Wakil Ketua YJI Kota Balikpapan dr Dyah Muryani, serta jajaran pengurus YJI.

‎

‎Ketua YJI Provinsi Kalimantan Timur Wahyu Hernaningsih Seno Aji menyampaikan, bantuan rujukan ini merupakan bentuk komitmen YJI dalam membantu anak-anak penderita kelainan jantung bawaan agar memperoleh penanganan medis optimal.

Baca Juga :  Dua Pembalap Sepeda Asli Berau Harumkan KALTIM di Kancah Nasional. Didi Rahmadi apresiasi kerja keras Atlitnya.

‎

‎Bantuan ini adalah tugas dan kewajiban kami di YJI untuk memastikan anak-anak dengan jantung bawaan mendapatkan perawatan dari para dokter ahli, sehingga mereka dapat tumbuh sehat dan meraih cita-cita di masa depan,” ujarnya.

‎

‎Ia menambahkan, YJI tidak hanya memberikan bantuan medis, tetapi juga dukungan moral kepada orang tua pasien yang mendampingi anak-anak mereka selama proses pengobatan.

‎

‎Wahyu Hernaningsih menjelaskan, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota terus menyalurkan bantuan bagi pasien jantung bawaan melalui YJI. Penanganan dilakukan secara berjenjang di rumah sakit yang memiliki fasilitas dan tenaga medis memadai, seperti RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, hingga RS Harapan Kita Jakarta sebagai rumah sakit rujukan nasional.

Baca Juga :  Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

‎

‎

‎Mengingat biaya pengobatan dan operasi jantung tergolong tinggi, pihaknya berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta dan BUMN. “Kami berharap para donatur, baik pengusaha, perusahaan BUMN, maupun pemerintah daerah, termasuk melalui program CSR perusahaan tambang di Kalimantan Timur, dapat turut membantu pembiayaan pasien jantung bawaan ini melalui YJI,” tuturnya.