Berau Pastikan Kesiapan Program Melalui Optimalisasi Satgas di Daerah

BERAU, INFO TERKINI BERAU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memberikan tanggapan tegas dan terbuka terkait sorotan dan teguran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai instruksi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) khusus bagi kepala daerah. Isu ini menjadi sorotan hangat menyusul evaluasi nasional yang meminta seluruh pemerintah daerah untuk lebih proaktif mengawal jalannya program strategis di wilayah masing-masing.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih, secara terbuka mengungkapkan pandangannya saat ditemui oleh awak media di Tanjung Redeb. Ia menegaskan bahwa pihak pemerintah daerah tidak merasa tersentil secara negatif, melainkan menganggap teguran tersebut sebagai bentuk perhatian serta evaluasi yang membangun untuk kinerja yang lebih optimal ke depan.

Dalam penjelasannya, Bupati Sri Juniarsih menekankan bahwa jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kabupaten Berau pada dasarnya telah lama bergerak dan berfungsi sebagai Satgas secara kolektif. Menurutnya, koordinasi lintas sektoral tersebut bahkan telah berjalan di lapangan untuk memastikan setiap program prioritas terpantau dengan baik.

Baca Juga :  Inflasi Berau Masih Stabil, Pemkab Fokus Kendalikan Harga Lauk Hingga Rempah

“Kita sudah lama ada Satgasnya, dan sudah telaksana, sudah keliling untuk bertugas. Forkopimda itulah Satgasnya, termasuk saya itu juga Satgas,” ujar Bupati Berau, Sri Juniarsih, saat memberikan keterangan kepada para wartawan.

Lebih lanjut, Bupati perempuan pertama di Berau ini melihat teguran dari pusat sebagai momentum positif untuk melakukan koreksi internal yang konstruktif. Pengalaman serta dinamika di lapangan yang telah dilalui akan dijadikan bahan evaluasi agar tata kelola pemerintahan dan pengawasan program di Kabupaten Berau semakin sempurna.

“Makanya tadi itu merupakan salah satu pengalaman-pengalaman yang saya lihat untuk dikoreksi kembali dan dapat diperbaiki,” tambahnya menegaskan komitmen perbaikan kinerja birokrasi di bawah kepemimpinannya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Berau juga menaruh perhatian besar pada potensi lokal yang dimiliki daerah untuk mendukung kesuksesan program-program pemerintah pusat. Dengan kekayaan alam yang melimpah, khususnya sektor kelautan dan perikanan, Berau memiliki modal kuat untuk mandiri dan memenuhi kebutuhan gizi serta ketahanan pangan masyarakat secara optimal.

Baca Juga :  Transformasi Digital Berau: Diskominfo Fokus Tingkatkan Keahlian SDM Hadapi Era Pemerintahan Berbasis Elektronik

“Untuk di Berau mungkin kita bisa lebih sempurna lagi, karena sumber daya alam laut kita sangat luar biasa. Ada udang, ada ikan, ada apalah yang dari laut,” tutur Sri Juniarsih menggambarkan potensi besar daerahnya.

Ketika disinggung oleh awak media mengenai kategori keamanan dan kelancaran pelaksanaan program di lapangan, Bupati dengan bijak tidak serta-merta melabelinya aman seratus persen tanpa catatan evaluasi. Ia mengakui bahwa dinamika dan kendala kecil sempat terjadi di lapangan pada masa-masa sebelumnya, yang kemudian langsung ditindaklanjuti secara cepat.

“Saya bilang aman tidak juga, karena sempat ada insiden kemarin. Tapi untuk pelaksanaan dan operasionalnya tergolong aman karena Alhamdulillah berjalan sesuai dengan instruksi pusat,” jelasnya secara objektif mengenai kondisi operasional di lapangan.

Sebagai kesimpulan dari arah kebijakan daerah, Bupati menegaskan bahwa sentilan maupun instruksi lanjutan dari Kemendagri tidak menjadi persoalan pelik bagi Kabupaten Berau. Hal ini dikarenakan respons cepat yang telah ditunjukkan jajarannya sejak instruksi pembentukan Satgas pertama kali dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

Baca Juga :  Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Pariwisata dan RSUD Jadi Prioritas Utama Pembangunan Berau

Sejak awal instruksi tersebut diterima, Pemkab Berau langsung mengambil langkah taktis untuk bergerak cepat demi mengimbangi progres pembangunan dan pelaksanaan program di daerah-daerah lain di Indonesia. Upaya jemput bola dan penyesuaian regulasi terus dilakukan agar target pembangunan daerah selaras dengan kebijakan nasional.

“Kesimpulannya, mengenai sentilan dari Kemendagri sendiri untuk Berau tidak masalah. Karena saat awal instruksi pembentukan Satgas, Berau langsung gerak cepat dan berusahalah mengimbangi dengan daerah-daerah lain,” pungkas Sri Juniarsih menutup wawancara. (Nom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *