Mencetak Saudagar Muda: Wendy Lie Jaya Tularkan ilmu Wirausaha di SMKN 1 Berau

INFO TERKINI BERAU, Tanjung Redeb – Guna membekali generasi muda dengan kemandirian ekonomi yang kokoh, SMKN 1 Berau menggelar kegiatan kokurikuler bertema kewirausahaan pada Rabu (22/4/2026). Acara yang berlangsung di aula sekolah ini bertujuan untuk membuka cakrawala berpikir para siswa mengenai peluang di dunia bisnis.

 

Kegiatan ini menghadirkan tokoh praktisi kenamaan, Wendy Lie Jaya, sebagai narasumber utama. Dalam sesinya, ia mengusung tajuk “Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini” di hadapan ratusan siswa yang memenuhi ruangan dengan penuh antusias.

Wendy Lie Jaya menekankan bahwa memulai belajar berbisnis di bangku sekolah merupakan langkah strategis untuk menghadapi tantangan masa depan yang kian kompetitif. Menurutnya, usia muda adalah waktu emas bagi para siswa untuk mengeksplorasi potensi diri tanpa dibayangi rasa takut yang berlebihan.

 

“Penting bagi kalian untuk mulai belajar berbisnis sejak dini. Ini bukan sekadar mencari uang, tapi sebagai bekal fundamental dalam menghadapi tantangan masa depan yang tidak menentu,” ujar Wendy di hadapan para peserta yang menyimak dengan saksama.

Baca Juga :  Kisruh Internal STIPER Berau Makin Memanas, Proses Merger dengan UMB Menuai Penolakan dan Dugaan Ketidaktransparanan

 

Dalam pemaparannya yang lugas, ia menjelaskan bahwa struktur dunia wirausaha secara garis besar mencakup tiga aspek utama yang harus dipahami oleh pemula. Ketiga aspek krusial tersebut adalah sektor produksi, distribusi, hingga penyediaan jasa yang saling berkaitan satu sama lain dalam roda ekonomi.

 

Ia memberikan gambaran mendalam mengenai bagaimana sebuah ekosistem usaha dapat bekerja secara harmonis demi mencapai keberlanjutan. Wendy menyebutkan bahwa pemahaman pada ketiga pilar ini akan memudahkan para siswa dalam menentukan posisi mana yang paling cocok dengan minat serta bakat mereka.

 

Tak hanya soal teknis operasional, Wendy Lie Jaya juga menyoroti pentingnya membangun mentality yang kuat sebagai pondasi dasar. Ia menegaskan bahwa kesuksesan seorang pengusaha sejati sangat bergantung pada kualitas karakter pribadi, bahkan jauh di atas sekadar modal materi.

 

“Keberhasilan dalam bisnis tidak hanya ditentukan oleh ide yang brilian, tetapi juga oleh ketahanan diri, keberanian mengambil risiko, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan,” tegas Wendy saat menekankan pentingnya aspek psikologis bagi seorang pebisnis.

Baca Juga :  UNIVERSITAS NEGERI BATTIWAKAL, WACANA YANG HARUS DIKAWAL

 

Sepanjang acara, suasana di dalam aula SMKN 1 Berau tampak sangat dinamis dengan adanya sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para siswa terlihat tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk melontarkan berbagai pertanyaan kritis kepada sang praktisi mengenai seluk-beluk dunia usaha.

 

Pertanyaan yang diajukan oleh para siswa pun tergolong beragam dan visioner, mulai dari langkah awal untuk memulai bisnis dari nol hingga strategi jitu mengembangkan ide inovatif. Mereka berambisi agar produk atau jasa yang diciptakan nantinya mampu bersaing di tengah ketatnya pasar modern saat ini.

 

Diskusi panjang yang tercipta pun akhirnya menjadi ruang pertukaran ide yang sangat produktif bagi seluruh audiens yang hadir. Kehadiran praktisi secara langsung memberikan warna berbeda dalam kurikulum sekolah, di mana teori bertemu langsung dengan pengalaman nyata dari lapangan.

Baca Juga :  Hardiknas 2026 Jadi Alarm Evaluasi, DPRD Berau Soroti Ketimpangan Pendidikan

 

Pihak sekolah berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat memperoleh wawasan luas, motivasi yang kuat, serta keterampilan dasar di bidang kewirausahaan. Hal ini diharapkan menjadi pemicu bagi lulusan SMKN 1 Berau untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja di masa depan.

 

Penulis : Bima

Editor : Ricky N Abbas