Perluas Pasar Wisata Bahari, Berau Gelar Sales Mission Maratua Jazz and Dive Fiesta 2026 di Sabah

INFO TERKINI , BERAU — Kabupaten Berau terus berupaya memperluas jaringan pemasaran pariwisata hingga ke tingkat internasional. Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda Sales Mission Promosi Pariwisata Kabupaten Berau dan Kalimantan Timur ke Sabah, Malaysia, yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 13 November 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Maratua Jazz and Dive Fiesta (MJDF) bersama para pelaku usaha pariwisata ini akan bertempat di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Sabah. Inisiatif kolaboratif ini disambut hangat oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kota Kinabalu melalui surat resminya tertanggal 9 Oktober 2026.

Langkah diplomatik dan bisnis tersebut berfokus pada penguatan kerja sama pemasaran pariwisata, khususnya untuk mempromosikan potensi Pulau Maratua dan Kepulauan Derawan. Pendekatan ini dirancang untuk mempertemukan langsung para penyedia jasa wisata Berau dengan para pelaku industri pariwisata, agen perjalanan, hingga investor di Sabah.

Inisiasi ini difokuskan untuk membangun konsep Eastern Borneo Tourism Corridor guna menjadikan Maratua dan Derawan sebagai extended destination (destinasi lanjutan) bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung melalui Sabah. Strategi ini diharapkan memicu spillover wisatawan internasional ke Kabupaten Berau.

Baca Juga :  Tarif Dasar Air Akan Naikkan , Pakar Ekonomi Unmul: Perumda Harus kreatif jangan Menjadikan Beban Masyarakat

Melalui format Sales Mission, Tourism Showcase, dan Business Matching, MJDF 2026 diupayakan tidak hanya sekadar gelaran festival musik dan bahari. Forum ini didorong menjadi platform kolaborasi strategis lintas batas yang memadukan promosi pariwisata, investasi, keberlanjutan lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Agenda di Kota Kinabalu nantinya akan diisi dengan berbagai presentasi potensi wisata bahari, penawaran paket wisata penyelaman (diving), pameran produk UMKM dan ekonomi kreatif, serta pertunjukan seni budaya dan jazz. Pertemuan Business Matching juga disiapkan guna menyusun agenda kerja sama bisnis terukur usai misi dilaksanakan.

Menanggapi langkah promosi internasional ini, Anggota DPRD Kabupaten Berau dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Saga, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan Sales Mission MJDF 2026 di Sabah. Menurutnya, wilayah kepulauan di Dapil III membutuhkan terobosan pasar yang nyata agar dampak ekonominya langsung dirasakan masyarakat.

“Kami dari DPRD Kabupaten Berau, khususnya wakil rakyat dari Dapil III yang menaungi wilayah pesisir dan kepulauan, sangat mendukung penuh Misi Penjualan Pariwisata MJDF 2026 ke Sabah ini. Ini merupakan langkah konkret untuk membuka akses pasar internasional yang jauh lebih luas bagi destinasi unggulan kita,” ujar Saga saat dimintai keterangannya.

Baca Juga :  POBSI Kabupaten Berau Lolos Porprov Kaltim 2026, Raih 1 Emas, 1 Perak, dan 5 Perunggu pada Babak Kualifikasi

Saga menambahkan bahwa promosi lintas batas ini harus memberikan dampak langsung bagi peningkatan ekonomi lokal di wilayah pesisir dan pulau-pulau sekitarnya. Pihaknya berharap kegiatan B2B ini berjalan efektif sehingga mampu meningkatkan angka kunjungan dan lama tinggal (length of stay) wisatawan asing di Maratua dan Derawan.

“Kehadiran wisatawan internasional tidak hanya berputar pada tingkat keterisian kamar hotel atau resort, tetapi juga harus menyentuh para pelaku UMKM, pedagang lokal, penyedia transportasi lokal, hingga pengrajin seni budaya. Ekosistem ekonomi masyarakat lokal di Maratua harus benar-benar bergerak dan terangkat,” tegas Saga.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata komersial dengan upaya konservasi alam bahari yang menjadi kekayaan utama Kepulauan Berau. Pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan menjadi kunci utama agar daya tarik alam pesisir Berau tetap terjaga untuk jangka panjang.

Baca Juga :  Kapolsek Tanjung Redeb : Amin Maulani Gelar Doa Bersama di Halaman Polsek Tanjung Redeb.

“Harapan kita bersama, kolaborasi strategis antara Pemkab Berau, tim MJDF, KJRI Kota Kinabalu, dan para pelaku usaha ini bisa melahirkan kesepakatan bisnis yang riil. Semoga kerja sama ini menjadi pijakan kuat dalam menjadikan Berau sebagai gerbang utama pariwisata bahari di kawasan Borneo,” pungkas Saga.

Reporter : Inom

Editor : Nanda soraya NAB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *