Sampah Pulau Kaniungan Akan Dimobilisasi ke Daratan

BERAU, INFO TERKINI BERAU – Sebagai langkah penanganan yang lebih serius, Pemerintah Kampung Teluk Sumbang juga berkomitmen untuk mengangkut sampah yang terkumpul di Pulau Kaniungan ke daratan.

 

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penumpukan sampah di pulau yang memiliki ekosistem pesisir dan potensi konservasi tersebut.

 

Sampah yang dikumpulkan akan dimobilisasi menggunakan kapal menuju daratan, kemudian diangkut dengan kendaraan pengangkut sampah menuju tempat pembuangan akhir (TPA) milik kampung.

Ke depan, pemerintah kampung juga berencana mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik. TPA yang saat ini tersedia di kampung diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembuangan, tetapi dapat dikembangkan menjadi tempat pengolahan sampah melalui sistem pemilahan dan pengelolaan lanjutan.

Baca Juga :  Bukti program Jospol Penantian Panjang Desa Karangan Ilir Kutim Bakal Terwujud, ESDM Kaltim : Akhir Desember Desa Karangan Ilir Akan Terang

Rencana tersebut masih akan dikoordinasikan dan didiskusikan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau agar pemerintah kampung mendapatkan pendampingan teknis dalam pengelolaan sampah, khususnya sampah yang berasal dari kawasan wisata Pulau Kaniungan.

 

Kegiatan bersih pantai kemudian ditutup dengan makan siang bersama dan diskusi ringan antara Camat Biduk-Biduk, UPT KKP3K KDPS Berau, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan ( muspika ) Biduk-Biduk.

Baca Juga :  PLN UP3 Berau Pastikan Keandalan Listrik Selama Ramadhan, Tim Siaga 24 Jam hingga Antisipasi Cuaca Ekstrem

 

Diskusi tersebut turut membahas berbagai hal terkait pengelolaan kawasan konservasi di perairan Biduk-Biduk.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga konservasi, masyarakat, pelaku wisata, dan wisatawan dapat terus diperkuat. Sebab, menjaga Pulau Kaniungan bukan hanya tentang mempertahankan keindahan destinasi wisata, tetapi juga melindungi ekosistem pesisir dan laut yang menjadi kekayaan alam Kecamatan Biduk-Biduk. (RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *